Written By Unknown on Jumat, 06 Juni 2014 | 22.02




Langkang Betunas photo by Maradu
Akses Transportasi
Untuk menuju Desa Tanjung Beulang akses transportasi yang dapat di gunakan dengan kendaraan umum menggunakan jalur transportasi darat dari pontianak langsung ke  Tumbang Titi menggunakan kendaraan roda empat  atau roda dua dengan waktu tempuh sekitar 7-8 jam perjalanan. Untuk melanjutkan ke Desa Tanjung Beulang  bisa menggunakan kendaran roda dua dengan jarak tempuh dari Tumbang Titi  ke Desa Tanjung Beulang  kurang lebih 21  km. Jalan dari tumbang titi ke Desa Tanjung Beulang sebagian besar sudah cukup baik di mulai dari Tumbang Titi menuju Desa Serengkah sekitar 19 KM sedangkan dari Desa Serengkah menuju Desa Tanjung Beulang masih berupa tanah kuning dan pada saat musim hujan   sangat sulit di lalui dengan kondisi geografis jalan yang licin dan terjal.

Pemanfaatan Lahan
Tata guna lahan di Desa Tanjung Beulang mayoritas diperuntukkan untuk perkebunan karet masyarakat, perladangan dan pemukiman.  Masyarakat Desa Tanjung Beulang telah membagi wilayahnya menjadi kawasan budidaya untuk tanaman pangan dengan sistem pertanian ladang dan perkebunan campur yang di dominasi dengan tanaman karet dan masih ada sedikit areal hutan yang dipertahankan.Dengan Kondisi alam dan geografis yang mayoritas adalah dataran tinggi membuat masyarakat lebih memilih ladang gilir balik yang lokasinya adalah di wilayah perbukitan yang selanjutnya setelah di ladangai sebagianakan di tanmi dengan tanaman karet, dan buah – buahan.


Sosial Ekonomi
Kehidupan masyarakat Tanjung Beulang  di topang dari lahan pertanian intensif yang ditanami tanaman padi ladang, sayur-sayuran dan hasil dari kebun campur.   Selain mengandalkan tanaman pertanian berupa padi sebagai sumber penghidupan masyarakat juga menjadikan hasil hutan berupa buah – buahan untuk menambah income keluarga. Contoh buah – buahan yang sekarang menjadi andalan masyarakat adalah buah Jengkol dan durian. Hasil hutan lain yaitu madu sekarang  masyarakat masih menggunakan cara – cara tradisional untuk pengelolaan dan pemasarannya.
Secara kelembagaan adat strukturnya terdiri dari demong adat, wakil demong dan di bantu kadus, RW dan RT. Dalam demong adat sendiri terdiri dari :
  1. Dormalo (gelar)
  2. Urang kayo
  3. Cendaga
  4. Gemalo
  5. Kenduruhan
  6. Gando
  7. Petinggi
  8. Patih
  9. Peti Agung
  10. Temonggong
  11. Jayang
  12. Maspanji
  13. Masmantir
  14. Raden Temenggong
  15. Maskombang
Demong adat dari masa ke masa
  1. Pateh Torek
  2. Nador Agam
  3. Gemalo Sawal
  4. Mas Kayo Heranikus Doyan (tahun 1980 – 2003)
Mas Kayo Kanisius Bujang Kardi (tahun 2003 – sekarang)
Tanjung Beulang© 2014. All Rights Reserved. Template By Seocips.com
SEOCIPS Areasatu Adasenze Tempate Tipeex.com